Bedside Teaching: Metode Pembelajaran Klinik bagi Mahasiswi Kebidanan

Bedside teaching merupakan salah satu metode pembelajaran yang telah lama diterapkan pada pendidikan kesehatan di samping metode-metode pembelajaran klinik lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode bedside teaching terhadap keterampilan menolong persalinan pada mahasiswi kebidanan. Desain penelitian menggunakan Quasy Eksperiment. Peneliti membagi sampel dalam 2 kelompok yaitu kelompok kontrol dan kelompok eksperimen. Pada kelompok eksperimen dilakukan metode bedside teaching dalam menolong persalinan, sedangkan pada kelompok kontrol tidak dilakukan. Kedua kelompok kemudian diobservasi keterampilannya dalam menolong persalinan dengan berpedoman pada 58 langkah Asuhan Persalinan Normal (APN). Apabila sampel melakukan sesuai dengan butir langkah yang terdapat pada APN diberi nilai 1 dan apabila tidak melakukan diberi nilai 0. Nilai hasil observasi sampel pada masing-masing kelompok kemudian dibandingkan dengan nilai mean dan selanjutnya diolah dengan menggunakan software SPSS 16 dengan  uji statistik Mann-Whitney. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswi semester VI Program Diploma III Kebidanan Universitas Almuslim yang berjumlah 85 orang. Teknik sampling menggunakan Random sampling dengan besar sampel untuk masing- masing kelompok 20 orang. Lokasi penelitian di Laboratorium Kebidanan Diploma III Kebidanan Universitas Almuslim dan Klinik Bersalin Yayasan Ayah Bunda. Uji validitas instrument dilakukan di Akademi Kebidanan Munawarah Bireuen. Hasil pengolahan uji statistic didapatkan  nilai p = 0,002 (p < 0,05). Hasil uji statistic ini menunjukkan ada pengaruh metode bedside teaching terhadap keterampilan menolong persalinan pada mahasiswi kebidanan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *