News.lppm.umuslim.ac.id (3-11-2026)
Editor: Wien Manan
Meraih skor SINTA semaksimal mungkin tentunya menjadi hal penting. Sebab menunjukan kinerja akademik, khususnya dari segi penelitian dan publikasi ilmiah serta prototipe yang dihasilkan para dosen dan perguruan tinggi sudah optimal.
SINTA score adalah suatu sistem penilaian kinerja akademik dosen maupun perguruan tinggi di Indonesia yang digunakan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Yang terdiri dari 2 kategori, yaitu SINTA Score Overall dan SINTA Score 3Yr.
Skor SINTA (Science and Technology Index) merupakan salah satu indikator utama yang digunakan oleh KemdiktiSaintek untuk mengukur kualitas dan produktivitas publikasi ilmiah.
Berdasarkan data resmi dari platform SINTA (Science and Technology Index) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, posisi Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Aceh tercatat pada akhir Oktober 2026, dengan perolehan skor SINTA tertinggi dipimpin oleh beberapa kampus utama. Dari sejumlah 68 PTS di Aceh, 18 diantaranya berbntuk Universitas, top skor Sinta tahun sampai Oktober 2026 masih dipegang Universitas Swasta Terbaik Aceh – Universitas Almuslim (Umuslim) Bireuen.
Kampus wakaf milik umat ini mengantongi SINTA Score Overall: 97.658 dan SINTA Score 3Yr: 46.101, menjadikan Umuslim memiliki skor akumulasi keseluruhan (overall) yang sangat tinggi di antara jajaran PTS di wilayah LLDikti XIII (Aceh). Nilai atau skor ini diperoleh dari prestasi publikasi 261 dosen tetapnya. Dan inilah yang menyebabkan kampus Umuslim memperoleh gelar PTS Terbaik Aceh untuk beberapa kali, juga memperoleh tiga tahun berturut-turut angerah atau penghargaan Serambi Award.
Sebenarnya, ada kampus PTS terbaik lainnya, yakni Universitas Serambi Mekkah (USM) di Banda Aceh, memiliki SINTA Score Overall sangat tinggi yakni 102.378 namun agak rendah skor 3 tahun terakhir, hanya tercatat 42.468. Kampus dengan SDM dosen 234 orang ini sudah cukup tua, dengan usianya 42 tahun (didirikan pada tanggal 21 Maret 1984) banyak prestasi gemilang yang pernah di raihnya.
Tahun 2026 ini saja, USM mampu mendapat Juara 2 Dunia di ISC 2026, yakni Kolaborasi mahasiswa dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) dan Fakultas Teknik (FT) USM berhasil meraih Juara 2 Dunia dalam ajang International Science Competition (ISC) 2026 di Universitas Bangka Belitung. Dan dua dosennya (Prof. Dr. Ir. Erdiwansyah – Dosen Magister Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Lingkungan & Muhammad Zulfajri, Ph.D. – Pendidikan Kimia FKIP), berhasil masuk dalam daftar World’s Top 2% Scientists Dunia 2026 dirilis Stanford University dan Elsevier.
Amatan editor pada laman sinta.kemdiktisaintek.go.id dan berita LLDikti 13 Aceh, mencatat Universitas Bina Bangsa Getsempena (UBBG), Banda Aceh membuntuti denganSINTA Score Overall: 96.224 dan SINTA Score 3Yr: 45.478. Kampus UBBG dijuluki sebagai “Kampus Oren” Merupakan julukan populer di kalangan mahasiswa dan masyarakat karena warna oranye (oren) merupakan warna khas dan dominan dari almamater serta identitas visual UBBG ini, secara konsisten bersaing di papan atas dan tercatat sebagai salah satu PTS dengan pencapaian skor kinerja publikasi SINTA yang tinggi di lingkungan LLDikti Wilayah XIII Aceh.
Tak kalah seru, Universitas Muhammadiyah Aceh (Unmuha) Banda Aceh, dengan memiliki 23 program studi tersebar pada 6 Fakultas, Unmuha merupakan salah satu PTS terbaik di Aceh yang sangat aktif dalam publikasi ilmiah. Kampus ini bahkan berhasil meraih penghargaan bergengsi Gold Winner pada SINTA Award untuk Klaster Perguruan Tinggi Akademik. Saat amatan ini, dengan jumlah 216 SDM Dosennya, memiliki SINTA Score Overall: 71.413 dan SINTA Score 3Yr: 41.115, menjadikannya bertengger di urutan terbaik juga.

Lalu, apa relevannya dengan mutu Pendidikan?
Dalam konteks mutu pendidikan, terutama di tingkat perguruan tinggi, Skor SINTA berfungsi sebagai bukti autentik performa riset, kompetensi dosen, dan reputasi institusi, sehingga menjadi bukti mutu Pendidikan.
Sebagai Kredibilitas Akademis, Skor SINTA merekam publikasi ilmiah dosen di jurnal nasional terakreditasi maupun jurnal internasional bereputasi (seperti Scopus atau Web of Science). Semakin tinggi skor SINTA seorang dosen, semakin aktif dan diakui kontribusi ilmiahnya dalam perkembangan ilmu pengetahuan.
Juga, perlu diketahui bahwa Skor SINTA juga penentu Nilai Akreditasi Institusi (PT), yang digunakan sebagai indikator BAN-PT ataupun Lembaga Akreditasi Mandiri (LAM), yakni salah satu poin penilaian krusial. Dimana jumlah publikasi, sitasi, dan kekayaan intelektual (HAKI) yang tercatat di SINTA langsung memengaruhi peringkat akreditasi program studi dan universitas, pada kategori Unggul, Sangat Baik, Baik (Terakrditasi) ataupun tidak terakreditasi.
Peringkat dan angka pengskoran di platform SINTA ini bersifat dinamis karena terus diperbarui (real-time) seiring dengan bertambahnya publikasi ilmiah, jurnal, kekayaan intelektual, dan riset yang dilakukan oleh para dosen serta civitas akademika di masing-masing kampus. (#).

