Kolaborasi Dosen Unimal, Umuslim dan Unimed tembus Scopus Q1

News.lppm.umuslim.ac.id – Bireuen (1 Maret 2024)

Kolaborasi dosen peneliti dari Universitas Malikussaleh Lhokseumawe, Universitas Almuslim Peusangan Bireuen dan Universitas Negeri Medan, tembus joernal bergengsi terindeks Scopus level Q1, demikian informasi diperoleh dari Kepala LPPM Umuslim, Dr Alfi Syahrin MPd, Jum’at (1 Maret 2024).

Penelitian bersama, yang dilakukan tahun 2023 lalu berjudul “Pollutant levels in the waters of the industrial area of North Aceh and Lhokseumawe Regency, Indonesia” tersebut mampu masuk dalam penelitian unggulan dan dapat menembus joernal internasional yang sangat bergengsi, yakni terindexs Scopus dengan kategori Q1, sebut Alfi.

Tentu ini, pekerjaan yang luar biasa dengan perencanaan yang matang dan berniali khas dengan isue terkini. Secara pribadi dan sebagai Kepala LPPM Umuslim, saya ucapkan selamat. Moga terus berkarya, tambahnya.

Dosen Peneliti dari Unimal terdiri atas Muliari dan Mahdalene. Dan dosen peneliti Umuslim, Irfannur dan Yusrizal Akmal, keempatnya adalah dosen dari fakultas Pertanuan, serta dari Unimed Agung Setia Batubara merupakan dosen Fakultas MIPA.

Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni sampai Agustus 2023, di sekitar kawasan industri yaitu PT. Pupuk ASEAN Aceh, PT. Kertas Kraft Aceh di Kabupaten Aceh Utara, PT. Pupuk Iskandar Muda dan PT. Harun NGL di Lhokseumawe, sebut salah seorang peneliti, Irfannur.

Kata Irfan, Parameter fisika-kimia yang diamati meliputi pengukuran salinitas, bikarbonat, kalsium, magnesium, nitrat, nitrit, ortofosfat, alkalinitas total, dan amonia. Dan dianalisis di Laboratorium PT Intraco Agroindustri, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Indonesia.

Sedangkan untuk analisis mikroplastik dilakukan di Fakultas Kelautan dan Perikanan, Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh, tambahnya.

Berdasarkan hasil analisis menunjukkan bahwa kandungan kalsium, magnesium, ortofosfat pada keempat lokasi penelitian sudah melampaui baku mutu, sedangkan kandungan nitratnya hanya di PT. ASEAN Pupuk Aceh dan PT. Kertas Kraft Aceh yang melebihi baku mutu, urai Irfan.

Rekomendasi penelitian, sangat penting bahwa kandungan klorofil di empat lokasi penelitian termasuk dalam kategori fertilitas rendah (oligotrofik). Berdasarkan Analisisnya juga menunjukkan bahwa keempat lokasi penelitian tersebut terkontaminasi mikroplastik dengan kisaran 2,78–5,49 partikel, pungkasnya.@Wk