News.lppm.umuslim.ac.id (12/8/2026)

Dr. Marwan M.Pd: “Sebelum kampus menuju global, kita harus membangun internasionalisasi di internal kampus terlebih dahulu. Seluruh unsur kampus harus memiliki pemahaman, kesiapan, dan semangat yang sama untuk menuju internasionalisasi,”
Demikian intro Rektor Universitas Almusli dalam gelar worksop yang diselenggarakan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XIII Aceh di Aula Lantai 5 gedung tersebut (Banda Aceh, Selasa (11/8/2026).
Dr. Marwan, M.Pd salah seorang narasumber dalam workshop yang bertujuan menyusun Rencana Kerja Sama Perguruan Tinggi melalui Kemitraan Luar Negeri, sebut PIC Tim Kerja Tata Usaha, Humas dan Protokol LLDikti XIII, Ali Umar, S.Ag., M.Pd.
Dan event ini, juga bagian dari upaya LLDIKTI Aceh, mendorong PTS Aceh agar semakin terarah dalam menyusun, mengembangkan, dan mengimplementasikan kerja sama dengan mitra internasional, ujarnya.
Dengan pengalaman Umuslim, sejak 5 (lima) tahun terakhir, sebut Dr Marwan, memberikan gambaran dan langkah strategis yang harus dilakoni mengenai pendekatan membangun jejaring internasional.
Tentu, kita mulai dari penguatan internal kampus, komitmen, kepedulian dan keseriusan serta pa yang mestinya ditawarkan dalam membangun komunikasi dengan calon mitra. Lalu dilanjut penyusunan kesepakatan kelembagaan, hingga memastikan kerja sama dapat diimplementasikan dalam bentuk program yang memberikan manfaat nyata, urai Rektor Umuslim.
Pengalaman kami bersanding dengan perguruan tinggi dan sekolah Internasional, selalu diikuti dengan program aksi, baik gelar seminar, konferensi, workshop, ataupun KKM tematik Internasional, tambah Doktor Manajemen Pendidikan ini.
Seperti di Malaysia, telah ada kerjamasama berkelanjutan dengan Inti International University Malaysia dibidang Publikasi Scopus dan Beasiswa Internasional, Universiti Teknologi Mara (UiTM) dan Kampung Aceh Management Centre (KAMC), di Yan Kedah Malaysia, mengirim KKM Mahasiswa.

Juga sekolah di India, yakni Christ College Irinjalakuda, di Kerala, melakukan seminar Bersama, dan akan dikembangkan dalam penelitian Bersama, juga memberi peluang mahasiswa ber PKL dan KKM disana.
Setahun lalu atas kunjungan kami di Kampus Mindanao State University (MSU) Marawi City Filipina, sepakat menjalin kerjasama, dengan program jangka pendeknya pertukaran mahasiswa serta Dosen antara Mindanao State University dan Universitas Almuslim.
Dr. Marwan menegaskan bahwa internasionalisasi perguruan tinggi tidak dapat dimulai hanya dengan menjalin hubungan dengan institusi di luar negeri. Menurutnya, fondasi utama internasionalisasi justru harus dibangun terlebih dahulu dari lingkungan internal perguruan tinggi kita. Dan untuk itu, saya mengajak semua PTS di Aceh melakukannya, untuk tidak ketinggalan membangun jejaring kemitraan di era globalisasin ini, pungkasnya. (*)
Berita Terkait: . . .


