News.lppm.umuslim.ac.id (28-08-2026)

Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Almuslim (LPPM Umuslim) Monitoring dan Evaluasi (Monev) Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Hibah Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Tahun Anggaran 2026. Kegiatan ini bertujuan memastikan pelaksanaan program sesuai dengan proposal, target, ketentuan, dan luaran yang telah ditetapkan.
Monev secara langsung dilakukan oleh reviewer eksternal terdiri atas Dr. Mariyudi, S.E., M.M. dan Dr. Setia Budi, S.P., M.Si., dari Universitas Malikussaleh (Unimal). Sedangkan reviewer internal masing-masing Dr. Imam Muslem R., M.Kom. dan Novianti, S.Pd., M.Si, pada hari Kamis (27-08-2026) kemarin.
Terdapat sejumlah 2 (dua) judul program untuk skema Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) dan 1 (satu) skema Pemberdayaan Masyarakat Pemula (PMP). Ketiga program tersebut dilaksanakan oleh Syarifah Maihani, S.E., M.M., Rossy Azhar, S.Kel., M.Si., dan Novi Sari Liani, M.Pd.
“Ya, alhamdulillah, kita telah lakukan monev atas program PkM yang didanai dari Hibah tahun anggaran 2026 ini. Masing-masing di monev tim reviewer eksternal dari Unimal dan Tim reviewer dari LPPM Umuslim”, tegas Plt Kepala LPPM Dr drh Yusrizal Akmal M.Si.

Hal ini untuk menjamin objektivitas penilaian, maka sesuai petunjuk kita hadirkan 4 (empat) reviewer eksternal dan internal. Diharapkan meraka akan dapat memberikan penilaian yang objektif serta masukan yang konstruktif bagi peningkatan kualitas program. Dan tentunya kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen LPPM Umuslim dalam mewujudkan tata kelola pengabdian kepada masyarakat yang akuntabel, objektif, berbasis luaran, dan berorientasi pada keberdayaan masyarakat, tambah Yusrizal.
Monev yang dilakukan tersebut merupakan bagian penting dalam memastikan mutu dan keberlanjutan program PkM. Sesuai arahan Rektor, sebut Dr Yusrizal, kita inginkan keberhasilan program tidak hanya dilihat dari terlaksananya kegiatan, tetapi juga dari manfaat, perubahan, dan peningkatan keberdayaan mitra yang dapat dibuktikan secara terukur, pungkasnya.
Sementara itu, reviewer eksternal, Dr. Mariyudi, S.E., M.M. menyatakan penilaian Monev mencakup beberapa indikator utama, yaitu pelaksanaan kegiatan, produk hasil intervensi, keterlibatan mahasiswa, dokumentasi dan video, publikasi, penggunaan anggaran, serta peningkatan keberdayaan mitra. Para pelaksana memaparkan capaian kegiatan, luaran, dokumentasi, penggunaan anggaran, serta hasil intervensi yang telah dilaksanakan bersama mitra.
Tiga program yang menjadi objek Monev, masing-masing dari pengabdi Rossy Azhar, S.Kel., M.Si. berjudul “Pemulihan Ekonomi UMKM Pascabanjir melalui Pengembangan Olahan Ikan sebagai Produk Pangan Lokal Bernilai Tambah di Kabupaten Bireuen” dengan mitra UMKM Poklahsar Kamiikan, Desa Paya Meuneng, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen.
Kemudian pengabdi Syarifah Maihani, S.E., M.M. berjudul “Penguatan Ketahanan Usaha UMKM Perempuan Pascabencana melalui Pemulihan Produksi, Pemasaran Digital, dan Manajemen Usaha Berkelanjutan” dengan mitra UMKM Dapur Binros (Produk Bakeri), Desa Blang Panjoe, Kecamatan Kutablang, Kabupaten Bireuen.
Sementara itu, program skema PMP yang diketuai Novi Sari Liani, M.Pd. berjudul “Pelatihan Keterampilan Digital untuk Pengangguran Terbuka Gampong dalam Mengakses Peluang Ekonomi Online” dengan mitra masyarakat Gampong Meunasah Drang, Kecamatan Muara Batu, Kabupaten Aceh Utara.
Melalui proses review, para reviewer memberikan penilaian dan masukan terhadap capaian serta pelaksanaan program, termasuk pemenuhan luaran, dokumentasi, publikasi, penggunaan anggaran, dan keberlanjutan manfaat bagi mitra. Hasil kegiatah ini, dilaporkan kepada Rektor Umuslim, dan masukan tersebut menjadi bahan evaluasi bagi tim pelaksana untuk melakukan perbaikan hingga tahap akhir program. (*)

