Komitmen Penguatan Tata Kelola Penelitian dan Pengabdian Bermutu
News.lppm.umuslim.ac.id. (7-2-2026)

Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) melaksanakan Audit Mutu Internal (AMI) IX sebagai bagian dari upaya berkelanjutan dalam menjamin dan meningkatkan mutu pengelolaan penelitian serta pengabdian kepada masyarakat.
Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk melakukan refleksi, evaluasi, dan penguatan sistem tata kelola LPPM agar selaras dengan standar mutu internal dan kebijakan nasional pendidikan tinggi, komen Plt. Kepala LPPM Umuslim, Dr drh Yusrizal Akmal MSi (6-2-2026).
Menanggapi apa yang menjadi temuan dan hasil konkrit kegiatan AMI IX tersebut, Dr Yusrizal menyatakan Jajaran LPPM siap dan berkomitmen penuh untuk menindaklanjuti seluruh rekomendasi auditor sebagai bagian dari budaya mutu institusi.

Senada dengan itu, Sekretaris LPPM Rahmi Hayati, M.Pd., C.QAA menegaskan bahwa hasil audit ini akan menjadi dasar penyusunan rencana tindak lanjut (RTL) yang terukur, sistematis, dan berorientasi pada peningkatan kinerja LPPM secara berkelanjutan.
Dari audit yang dilakukan Auditor dibawah kontrol Ketuanya, Dr. Rahmawati, S.Si., M.Pd, dan anggota Misnawati, M.Pd., CIIQA, dilakukan sehari penuh, Jum’at (6-2-2026) kemarin. Proses audit berlangsung secara objektif, sistematis, dan berbasis bukti, dengan menelaah dokumen, pelaksanaan program, serta capaian kinerja LPPM.
Dalam pelaksanaan kegiatan ini, dukungan administrasi LPPM dikoordinasikan oleh Fina Meilinar, M.Pd selaku Administrasi LPPM, yang berperan penting dalam penyiapan dan kelengkapan dokumen audit.
Tim auditor dalam menyampaikan hasil dan temuannya, memberikan sejumlah masukan konstruktif yang menjadi perhatian penting bagi peningkatan mutu ke depan. Di antaranya adalah perlunya peningkatan tingkat dokumentasi, khususnya dalam memastikan kesesuaian data dosen dengan bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Hal ini dinilai krusial untuk menjamin relevansi keilmuan, akuntabilitas, serta pemetaan kepakaran dosen secara tepat.
Ketua auditor, Dr Rahmawati juga menekankan agar panduan penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) diselaraskan secara lebih kuat dengan Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi.
Aspek lain yang turut menjadi perhatian adalah penguatan luaran berupa Hak Kekayaan Intelektual (HKI), kepemilikan sertifikat lisensi, serta ketersediaan dan kelayakan sarana dan prasarana keselamatan penelitian guna mendukung penelitian yang aman, etis, dan berkelanjutan.
Tim auditor juga mendorong LPPM untuk meningkatkan kerja sama dengan mitra, baik dari unsur pemerintah, industri, dunia usaha, maupun masyarakat, sebagai strategi memperluas dampak penelitian dan pengabdian serta memperkuat hilirisasi hasil riset.
Sehingga dari kegiatan AMI IX ini kita berharap LPPM terpacu dan mampu meningkatkan kinerja dan komitmennya dalam membangun ekosistem penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang unggul, relevan, dan berdampak, sejalan dengan visi perguruan tinggi dalam menghasilkan karya ilmiah dan inovasi yang berkontribusi nyata bagi masyarakat dan pembangunan nasional. (#).

