News.lppm.umuslim.ac.id (21/07/2026)

Deputi Bidang Fasilitasi Riset dan Inovasi – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Prof. Dr. Eng. Agus Haryono telah meneken surat keputusan tentang Penerima Program Riset dan Inovasi Untuk Indonesia Maju Kompetisi Gelombang 11 pada Senin (22/06/2026) lalu.
Menurut BRIN, Program ini untuk mendukung riset di Indonesia, dengan nama Program Riset dan Inovasi untuk Indonesia Maju yang diberikan kepada periset di Indonesia yang aktif dan inovatif.
Hasil Seleksi dan Evaluasi terdapat sejumlah 821 proposal dinyatakan lolos dan berhak dibiayai BRIN untuk 3 (tiga) tahun yakni 2026-2028. Dengan catatan, bahwa keberlanjutan tahun kedua dan ketiga, dapat dilanjutkan berdasarkan evaluasi yang dilakukan oleh reviewer terhadap laporan akhir tahun sebelumnya dan rencana penggunaan dana tahun selanjutnya.
Salah satu diantaranya proposal tersebut, atas nama Tim dosen peneliti LPPM Universitas Almuslim berkolaborasi dengan dosen Unimed dan Unimal Lhokseumawe, serta peneliti BRIN.
Baca Pengumuman BRIN

Tim Peneliti LPPM yang diketuai Dr. drh. Yusrizal Akmal, M.Si yang juga Plt Kepala LPPM kampus Wakaf di Peusangan Bireuen tersebut, memenangkan seleksi program ini dengan mengajukan judul “Dampak Deforestasi terhadap Keanekaragaman Ikhtiofauna di Hulu Sungai Kawasan Ekosistem Leuser Pasca Bencana Hidrometeorologi: Pendekatan Morfometrik dan Molekuler”.
Tim yang terdiri 6 anggota ini, diantaranya Irfannur, S.Kel. M.Si, M. Radhi, S.Si., M.Si, Sayed Ahmad Zaki Yamani, S.Hut, M.Sc yang merupakan dosen Fakultas Pertanian Umuslim, di perkuat dengan Dr. Firman, M. Nur, M.Si (Pusat Riset Biosistematika dan Evolusi BRIN), Dr. Agung Setia Batubara (Unimed) dan Muliari, S.Kel., M.Si (dari jurusan Kelautan Unimal).
Dalam keterangannya Dr. Yusrizal Akmal, menyatakan apa yang kami ajukan ini, akan tampak produknya nanti, yakni terkumpul awetan spesimen baru yang dapat menambah koleksi Museum Zoologicum Bogoriense (MZB).

Insya Allah, hasil riset akan dituntut luaran untuk inovasi, yakni ada tiga publikasi ilmiah pada jurnal internasional bereputasi dan buku referensi ber-ISBN terkait iktiofauna di KEL, urai dosen Akuakultur Umuslim ini.
Sementara itu, Irfannur menambahkan, hasil penelitian ini juga diharapkan memberikan wawasan mendalam mengenai perubahan keanekaragaman ikan serta menjadi dasar informasi untuk strategi konservasi yang lebih efektif di KEL yang mengalami degradasi habitat.
Rektor Umuslim, Dr. Marwan, M.Pd mengucapkan selamat dan bangga atas hasil yang dicapai tim dosen peneliti LPPM.
Apa yang direncanakan sehingga dapat lolos seleksi nasional ini, saya anggap sangat luar biasa. Apalagi tema dan hasil dari riset yang diangkat sangat krusial bagi kelestarian lingkungan kita, sebut Dr Marwan.
Tentu hal ini menjadi pemicu untuk terus berprestasi. Kita tentunya bangga atas dedikasi para akademisi, khususnya dosen peneliti yang dikoordinir LPPM Universitas Almuslim, yang terus berkontribusi nyata untuk sains dan alam Indonesia. Semoga penelitian ini berjalan lancar dan memberikan dampak yang bermanfaat dan saya nilai luar biasa, pungkas Rektor.(*)

